Melihat Lebih Jernih Lewat Perjalanan ke Tiga Negara
Sejak lama, aku memang suka traveling. Buat sebagian orang, perjalanan mungkin hanya hiburan atau pelarian sejenak dari rutinitas. Tapi bagiku, perjalanan selalu menjadi cara untuk […]
Siapa yang Diuntungkan dari Narasi “Cinta Habis di Orang Lama”?
Kita tumbuh di budaya yang gemar mengulang kalimat klise tentang cinta yang “habis” di hubungan lama. Budaya yang dengan mudah menyederhanakan relasi menjadi cerita tentang […]
Pendidikan, Kemiskinan Struktural, dan Tragedi: Sebuah Alarm untuk Nurani yang Lumpuh
Kabar wafatnya seorang siswa sekolah dasar berusia sepuluh tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur—yang diduga mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan alat […]
Mengalahkan Fluktuasi
Cemas itu datang bagai hantu, bak monster di lemari yang datang kala aku masih bertubuh mungil. Cemas itu laik gemuruh halilintar di pagi melompong — merenggut kesadaran […]
Perempuan yang Selalu Bisa: Siapa yang Menjaga Mereka?
Kita tumbuh di budaya yang memuji ketahanan, tapi jarang bertanya tentang kelelahan. Budaya yang mengajarkan bahwa selama seseorang terlihat “baik-baik saja”, maka tidak ada yang […]
Ruang untuk Luka yang Tak Selalu Terlihat — Catatan dari BandungBergerak
Dalam artikel “Pulihkan Luka Tak Kasat Mata: CS Writer’s Club dan Melihat Lebih Jernih, Ruang-ruang Alternatif dari Kesepian” di BandungBergerak, Salma Nur Fauziyah memotret Melihat […]
Ketenangan sebagai Superpower di Zaman Super Rudet
Pada Olimpiade Seoul 1988, Ben Johnson menghenyakkan target banyak orang. Ia menembus batas 10 detik—batas yang tadinya manusia anggap mustahil—dalam lari 100 meter. Catatan waktunya: […]
Di Ruang Antara
Tidakkah 2025 terasa mengambang, melelahkan, dan kering secara emosional? Seakan adakosa-emosi yang hilang, sesuatu yang perlahan tergerus di dalam diri, terkikis sedikit demisedikit. Awalnya pengalaman […]
Male Validation: Ketika Penerimaan Laki-laki Masih Jadi Ukuran Nilai Diri
Kita tumbuh di budaya yang membuat penerimaan laki-laki terasa seperti bentuk tertinggi penghargaan. Tapi pada akhirnya, male validation justru membuat semua orang kehilangan kebebasan untuk […]
Saat “Melihat Lebih Jernih” Menemukan Saya
Semua orang punya isu. Termasuk saya. Tapi butuh waktu lama bagi saya untuk mengakuinya. Ada masa ketika hidup rasanya berjalan seperti ombak yang tidak bisa […]
Ruang Temu: Sehari untuk “Melihat Lebih Jernih” di Tengah Hidup yang Serba Cepat
Bandung, 9 November 2025 — Ruang Temu: Melihat Lebih Jernih 5.0 telah diselenggarakan pada Sabtu, 8 November 2025, di HOWL, Library & Creative Space, Bandung. […]
Tuna Edukasi
Seorang teman menelpon sambil tersedu-sedu. Ia marah, ia panik, ia kecewa, ia terluka.Baru saja kemarin, ia dapat kabar kalau lamaran kerjanya ditolak. Bukan karena kurang […]