Dalam artikel “Pulihkan Luka Tak Kasat Mata: CS Writer’s Club dan Melihat Lebih Jernih, Ruang-ruang Alternatif dari Kesepian” di BandungBergerak, Salma Nur Fauziyah memotret Melihat Lebih Jernih sebagai ruang yang lahir dari pengalaman personal, luka yang sunyi, dan kebutuhan untuk saling melihat tanpa menghakimi. Berangkat dari proses kreatif dan pengalaman penyintas Foggy FF, inisiatif ini tumbuh menjadi ruang berbagi yang tidak menawarkan jawaban cepat, tetapi menghadirkan keberanian untuk jujur pada diri sendiri.
Yang dibutuhkan kesehatan mental bukan sekadar nasihat, tapi amplifikasi: didengar, dipercaya, dan diperjuangkan bersama.
~ Foggy FF
Melihat Lebih Jernih hadir bukan untuk menghapus kesepian, melainkan menemaninya. Melalui tulisan, percakapan, dan pertemuan yang setara, ruang ini memungkinkan individu untuk mengakui kelelahan emosional yang kerap disembunyikan. Di tengah dunia yang menuntut ketangguhan tanpa jeda, Melihat Lebih Jernih mengingatkan bahwa pemulihan bisa dimulai dari hal paling sederhana: didengar, diterima, dan diberi waktu. Sebuah ruang kecil yang manusiawi, tempat luka tidak dipaksa sembuh, tetapi dipahami—pelan-pelan, bersama.
Baca selengkapnya di BandungBergerak: CS Writer’s Club dan kampenye Melihat Lebih Jernih sama-sama membuka ruang alternatif untuk mencapai kesejahteraan psikologis.
